Bogor, 23 Juli 2025 — Pemkot Bogor Siap Validasi Data Demi Penyaluran Bansos Tepat Sasaran. Pemerintah Kota Bogor mengencangkan seleksi penerbitan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) demi memastikan setiap bantuan sosial menyentuh tangan yang benar-benar membutuhkan. Wali Kota Dedie A. Rachim menegaskan, verifikasi data warga miskin harus diperketat agar tak ada celah penyalahgunaan SKTM yang menyebabkan penyaluran dana salah sasaran.
“Kami ingin memastikan, setiap bantuan yang diberikan kepada warga benar‑benar sampai ke tangan yang membutuhkan,” tegas Dedie, Selasa (22/7). Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci agar bantuan pun tidak menguap ke pihak yang tidak memenuhi syarat

Dedie juga mengorbitkan peran RT/RW sebagai “mata dan telinga” pemerintah dalam mendeteksi kondisi sosial ekonomi warga secara langsung. RT, lanjutnya, memiliki akses real-time ke kondisi keluarga di wilayahnya sehingga data bisa diperbarui sesuai kenyataan di lapangan
Langkah tegas ini menjadi bagian dari upaya lanskap sosial yang transparan dan akuntabel. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pemenuhan warga miskin di Kota Bogor menurun dari 7,6% ke 6,54%, atau setara 73.930 jiwa dari total 1,14 juta jiwa — perkembangan yang menggembirakan, namun tetap butuh pengawasan ketat
Baca Juga : Cara Daftar Online DPMPTSP Kota Bogor : Panduan Lengkap dan Mudah
Intip Strategi Pemkot Bogor:
- Verifikasi berlapis: Petugas kesehatan dan sosial berkordinasi rapat mengecek data ekonomi per rumah.
- Kolaborasi RT/RW: Dilibatkan sejak tahap pendataan untuk memverifikasi kondisi warganya.
- Pemutakhiran data berkala: Menyesuaikan pembaruan data setiap beberapa bulan atau saat ada laporan perubahan status.
- Transparansi publik: Rencana diumumkan ke masyarakat agar tak ada kecurigaan dan kekhawatiran soal diskriminasi atau nepotisme.
Dampak & harapan:
Dengan pembaruan data dan verifikasi yang lebih kuat, Pemkot Bogor menaruh harapan agar dana bantuan sosial bisa benar-benar dirasakan masyarakat lemah dan miskin. Ini juga sebagai syarat agar program bantuan tak dianggap mubazir dan bisa dipertanggungjawabkan secara sosial maupun anggaran. Pemkot Bogor Siap Validasi Data Demi Penyaluran Bansos Tepat Sasaran









