BOGOR – Dinas Pendidikan Kota Bogor akhirnya buka suara setelah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) melaporkan bahwa Kota Bogor berada di urutan keenam terbawah dalam jumlah sekolah dasar (SD) di antara 10 daerah di Jawa Barat.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor, Hendres Nugroho, membenarkan bahwa jumlah SD di Kota Bogor memang terbilang sedikit. Namun, ini dikarenakan luas wilayah Kota Hujan yang hanya 11.850 hektar atau sekitar 0,27% dari luas Provinsi Jawa Barat.

“Betul, jumlah SD di Kota Bogor memang tidak banyak, tapi itu karena luas wilayahnya terbatas. Namun, jumlah peserta didik kita sejauh ini masih tercukupi,” ujar Hendres kepada PAKAR, Selasa (17/9/2024).
Ia menambahkan, saat ini Kota Bogor memiliki 208 SD negeri, dan pihaknya belum ada rencana untuk menambah sekolah dasar baru. “Alhamdulillah, jumlah siswa kita masih terpenuhi, jadi kita belum perlu membangun SD baru,” jelas Hendres.
Namun, bukan berarti Dinas Pendidikan Kota Bogor tidak melakukan pembangunan sama sekali. Menurut Hendres, mereka sedang fokus membangun dua SMP Negeri baru di wilayah Bogor Timur dan Bogor Utara tahun ini.
“Untuk SD belum ada rencana pembangunan, tapi pembangunan SMP Negeri sedang berjalan. Ada dua sekolah baru yang kita bangun, satu di Bogor Timur dan satu lagi di Bogor Utara,” tambahnya.
Berdasarkan data Kemendikbud, Kota Bogor memiliki 272 sekolah dengan 5.050 guru dan 101.701 siswa. Ini menempatkan Kota Bogor di urutan keenam daerah dengan jumlah SD terendah di Jawa Barat.
Daerah yang menempati posisi pertama dengan jumlah SD terendah adalah Kota Banjar dengan hanya 82 sekolah, diikuti oleh Kota Sukabumi dengan 119 sekolah, dan Kota Cimahi dengan 125 sekolah. Sementara itu, Kota Cirebon di posisi keempat dengan 164 sekolah dan Kota Tasikmalaya di posisi kelima dengan 229 sekolah.
Kota Bandung, meski lebih besar, hanya memiliki 475 sekolah, menempatkannya di posisi kedelapan. Kabupaten Pangandaran dan Kota Depok berada di posisi ketujuh dan kesembilan, masing-masing dengan 284 dan 454 sekolah. Sementara itu, Kabupaten Sumedang yang berada di urutan kesepuluh memiliki 603 sekolah dasar.
Dari data ini terlihat bahwa wilayah yang lebih luas dan padat di Jawa Barat cenderung memiliki lebih sedikit sekolah dasar, meski jumlah peserta didik masih memadai. Bagi Kota Bogor, fokusnya saat ini adalah memenuhi kebutuhan siswa yang ada dan mengoptimalkan infrastruktur pendidikan yang sudah ada.









