Menu

Dark Mode
Mayor Oking Pejuang Penumpas PKI Muso yang Namanya Diabadikan untuk Jalan di Bogor

Headline

Kota Bogor dalam Angka 2024

badge-check


					Kota Bogor dalam Angka 2024 Perbesar

Kota Bogor dalam Angka 2024. Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis dokumen Kota Bogor Dalam Angka 2024 yang menyuguhkan berbagai indikator penting terkait kondisi sosial-ekonomi Kota Bogor. Data ini memberikan gambaran komprehensif tentang dinamika pembangunan, tantangan yang dihadapi, serta capaian yang perlu diperhatikan oleh para pemangku kebijakan. Berikut ringkasan pentingnya:

Pertumbuhan Ekonomi Stabil, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Andalan

Pertumbuhan ekonomi Kota Bogor pada tahun 2023 tercatat sebesar 5,10 persen, sebuah angka yang stabil dan menunjukkan pemulihan pasca-pandemi. Sektor Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor menjadi penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan kontribusi 19,23% dan laju pertumbuhan 3,73%, disusul oleh sektor Industri Pengolahan sebesar 18,70%.

Dalam hal pengeluaran, Konsumsi Rumah Tangga mendominasi struktur ekonomi Kota Bogor dengan kontribusi fantastis mencapai 90,53% dari total PDRB, atau senilai Rp33,5 triliun. Sementara itu, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi fisik berada di posisi kedua dengan nilai Rp12,38 triliun.

Angka Kemiskinan Turun, Tapi Ketimpangan Masih Ada

Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional Maret 2023, jumlah penduduk miskin di Kota Bogor mencapai 75.000 jiwa, atau sekitar 6,67% dari total populasi. Angka ini menurun dari tahun sebelumnya (2022) yang mencapai 7,1%.

Namun, indeks kedalaman kemiskinan masih berada di angka 0,99, dan indeks keparahan kemiskinan sebesar 0,20. Ini menandakan bahwa sebagian penduduk miskin masih mengalami kesenjangan pengeluaran yang cukup lebar dibandingkan garis kemiskinan.

Bonus Demografi: Tantangan Serapan Tenaga Kerja

Jumlah penduduk usia kerja di Kota Bogor per Agustus 2023 tercatat 824.769 jiwa, dengan 534.532 orang di antaranya termasuk angkatan kerja. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mencapai 64,81%, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Namun, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) masih cukup tinggi yakni 9,39%, meskipun telah menurun dari 10,78% di tahun 2022.

Dominasi tenaga kerja masih terpusat di sektor jasa yang menyerap 77,29% pekerja, sementara sektor manufaktur hanya menyerap sekitar 21,39%, dan sektor pertanian menyusut menjadi hanya 1,32%.

Pendidikan Tinggi Masih Jadi PR Serius

Meski Angka Partisipasi Murni (APM) di tingkat SD sudah sangat tinggi 99,59%, dan SMP juga relatif baik 87,68%, tantangan terbesar muncul di jenjang SMA 58,63% dan Perguruan Tinggi yang hanya 22,16%.

Ini mengindikasikan masih banyak anak muda usia 19-23 tahun di Kota Bogor yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, baik karena faktor ekonomi, akses, maupun motivasi. Hal ini memperkuat urgensi peningkatan anggaran beasiswa dan kebijakan afirmatif untuk kelompok rentan pendidikan.

Kepadatan dan Demografi: Tertinggi di Bogor Barat

Kota Bogor dihuni oleh 1.070.719 jiwa, dengan distribusi terbesar berada di Kecamatan Bogor Barat 239.982 jiwa dan Tanah Sareal 226.097 jiwa. Tingkat kepadatan penduduk mencapai 9.613 jiwa/km², dengan rasio jenis kelamin sebesar 103 pria per 100 wanita.

Tantangan Perkotaan Lain: Lanskap Pendidikan dan Bencana Alam

Dari total 67 kelurahan di Kota Bogor, seluruhnya memiliki fasilitas SD, namun untuk jenjang SMP baru tersedia di 56 kelurahan, dan SMA hanya tersedia di 39 kelurahan. Ketimpangan distribusi fasilitas ini bisa menjadi faktor penghambat partisipasi sekolah di level menengah dan atas.

Sementara itu, bencana tanah longsor masih menjadi ancaman tahunan. Pada tahun 2023, tercatat 61 kejadian tanah longsor, dengan sebaran tertinggi terjadi di Kecamatan Bogor Selatan, Bogor Barat, dan Tanah Sareal.

Baca juga : Pariwisata Kota Bogor Krisis? Dua Hotel Terancam Tutup, Okupansi Anjlok Drastis!

Kota Bogor Butuh Terobosan

Laporan Kota Bogor Dalam Angka 2024 membuka mata bahwa di balik kemajuan ekonomi, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. Mulai dari peningkatan akses pendidikan tinggi, pengurangan pengangguran, hingga perluasan program bantuan sosial yang tepat sasaran. Data ini harus menjadi panduan bagi para pemangku kebijakan, agar pembangunan Kota Bogor tidak hanya tumbuh dalam angka, tapi juga terasa dampaknya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kota Bogor 2024, statistik Kota Bogor, angka pengangguran Bogor, kemiskinan Kota Bogor, PDRB Kota Bogor, pendidikan Bogor, ekonomi Bogor, angka partisipasi sekolah Bogor, pertumbuhan ekonomi Bogor.

Download disini dokumen resmi BPS Kota Bogor dalam Angka 2024

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

“Adityawarman: Bogor Jaga Komitmen Kemanusiaan untuk Palestina Tanpa Henti”

20 November 2025 - 06:51 WIB

“Alarm Bahaya Lingkungan di Kota Bogor: Pemerintah Dituntut Bergerak Cepat”

18 November 2025 - 04:16 WIB

“Bogor Masuk Babak Baru: DPRD-Pemkot Sahkan KUA-PPAS, Fokus ke Program Warga!”

12 November 2025 - 09:30 WIB

“Pahlawan di Lingkungan Kita: Adityawarman Mengenang Jasa Warga yang Mengabdi Tanpa Tanda Jasa”

10 November 2025 - 08:04 WIB

“Bogor Menuju Kota Pintar, DPRD Ingatkan: Teknologi Harus Hadir Untuk Warga, Bukan Sekadar Gimmick!”

7 November 2025 - 07:04 WIB

Trending on Headline